Implementasi pembelajaran berdiferensiasi di kelas, saya lakukan dengan alur pembelajaran seperti pada video berikut:
Dengan model pembelajaran Jigsaw (Model Tim Ahli) dengan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Siswa dikelompokkan secara heterogen (dari tingkat kemampuannya)
2. Tiap orang dalam tim diberi bagian materi dan penugasan yang berbeda
3. Anggota dari tim yang berbeda yang telah mempelajari bagian/sub bab yang sama bertemu dalam kelompok baru (kelompok ahli) untuk mendiskusikan sub bab mereka
4. Setelah selesai diskusi sebagai tim ahli tiap anggota kembali ke kelompok asal dan bergantian mengajar teman satu tim mereka tentang sub bab yang mereka kuasai dan tiap anggota lainnya mendengarkan dengan sungguh-sungguh
5. Presentasi hasil diskusi
Dari kegiatan tersebut, terdapat diferensiasi proses, yakni: pengelompokkan sesuai kemampuan murid, variasi lama waktu bagi murid yang kesulitan dan mendorong murid menjadi tutor. Untuk konten berdiferensiasi dengan adanya media bervariasi dengan lagu (audio) dan garis BiBu (visual-kinestetik).
Setelah melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi, saya lebih terbuka dan menerima keberagaman murid, baik dari kesiapan, minat, dan profil belajar murid. Tidak memaksakan murid untuk memahami semua materi dalam satu waktu bersamaan dengan seluruh murid. Murid juga lebih senang dan terbuka dapat belajar sesuai dengan kebutuhannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar