Rabu, 19 Oktober 2022

Koneksi Antar Materi Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosional

 

KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.2

Sebelum mempelajari modul ini, saya berpikir bahwa ketika murid sudah berada di kelas pertanda bahwa semua murid sudah siap untuk mengikuti rangkaian kegiatan pembelajaran.  Guru hanya  perlu mempersiapkan rencana dan melaksanakannya di kelas bersama siswa dalam kondisi apapun. Setelah memperlajari modul ini, ternyata keadaan psikologis  murid yang dibawanya dari rumah dan lingkungan dapat mempengaruhi kesiapan, ketertarikan, dan fokus murid dalam memulai pembelajaran, sehingga pembelajaran sosial emosional perlu dilakukan untuk  mengelola  emosi dan psikologis murid.

Hal-hal yang saya pelajari:

1.      Pembelajaran Sosial dan Emosional berupaya menciptakan lingkungan dan pengalaman belajar yang menumbuhkan 5 kompetensi sosial dan emosional yaitu:

1)      Kesadaran diri : kemampuan untuk memahami perasaan, emosi, dan nilai-nilai diri sendiri, dan bagaimana pengaruhnya pada perilaku diri dalam berbagai situasi dan konteks kehidupan.

2)      Manajemen diri : kemampuan untuk mengelola emosi, pikiran, dan perilaku diri secara efektif dalam berbagai situasi dan untuk mencapai tujuan dan aspirasi

3)      Kesadaran sosial : kemampuan untuk memahami sudut pandang dan dapat berempati dengan orang lain termasuk mereka yang berasal dari latar belakang, budaya, dan konteks yang berbeda-beda

4)      Keterampilan berelasi : kemampuan untuk membangun dan mempertahankan hubungan-hubungan yang sehat dan suportif

5)      Pengambilan keputusan yang bertanggung jawab : kemampuan untuk mengambil pilihan-pilihan membangun yang berdasar atas kepedulian, kapasitas dalam mempertimbangkan standar-standar etis dan rasa aman, dan untuk mengevaluasi manfaat dan konsekuensi dari bermacam-macam tindakan dan perilaku untuk kesejahteraan psikologis (well-being) diri sendiri, masyarakat, dan kelompok

2.      Kesadaran Penuh (Mindfulness) : kesadaran yang muncul ketika seseorang memberikan perhatian secara sengaja/sadar pada kondisi saat sekarang.

3.      Implementasi PSE di  kelas dan sekolah, yaitu: 

1)      Pengajaran eksplisit

2)      Integrasi dalam  praktek mengajar guru dan kurikulum akademik

3)      Penciptaan iklim kelas dan budaya sekolah

4)      Penguatan KSE pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) di sekolah

Hasil Pencapaian Penerapan Pembelajaran Sosial dan Emosional  yaitu peningkatan kompetensi sosial dan emosional, terciptanya lingkungan belajar yang lebih positif, peningkatan sikap positif dan toleransi murid terhadap dirinya, orang lain dan lingkungan sekolah. Selain itu, PSE di kelas terbukti dapat menghasilkan pencapaian akademik yang lebih baik. PSE memberikan pondasi yang kuat bagi murid untuk dapat sukses dalam berbagai area kehidupan mereka di luar akademik, termasuk kesejahteraan psikologis (well-being) secara optimal.

Perubahan yang ingin saya terapkan:

1.      Bagi Murid:

1)      Menerapkan KSE agar murid memiliki  kecakapan sosial dan emosional yang baik sehingga tercipta well-being

2)      Membangun komunikasi dan hubungan yang lebih baik agar tercipta kesadaran penuh (mindfulness) pada diri murid

2.      Bagi Rekan Sejawat:

1)      Menjadi teladan penerapan PSE di kelas dan sekolah

2)      Membagikan praktik baik  penerapan PSE

3)      Berkolaborasi menumbuhkan PSE dan lingkungan yang sehat dan berkesadaran penuh

Kaitan Materi Antar Modul:

Modul 1.1  Filosofi Pendidikan Ki Hadjar Dewantara

Pemikiran KHD mengingatkan bahwa tugas pendidik sebagai pemimpin pembelajaran adalah menumbuhkan motivasi mereka untuk dapat membangun perhatian yang berkualitas pada materi dengan merancang pengalaman belajar yang mengundang dan bermakna. Pembelajaran holistik yang memberikan mereka pengalaman untuk dapat mengeksplorasi dan mengaktualisasikan seluruh potensi dalam dirinya setinggi-tingginya, baik sebagai manusia maupun anggota masyarakat agar dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan.

Modul 1.2 Nilai dan Peran Guru Penggerak

Guru yang mandiri, inovatif, kolaboratif, reflektif, dan senantiasa berpihak pada murid akan mampu menjalankan perannya baik dalam pembelajaran maupun manajemen sekolah yang berkesadaran penuh menerapkan dan menumbuhkan kompetensi sosial emosional sehingga tercipta kesejahteraan psikologis warga sekolah

Modul 1.3 Visi Guru Penggerak

Untuk mencapai visi yang dicita-citakan, penting sekali menciptakan kesejahteraan sosial emosional, yang dimulai dari diri guru kemudian menularkan energi positif tersebut kepada murid dan rekan sejawat sehingga terciptalah lingkungan yang well-being

Modul 1.4 Budaya Positif

Dengan terciptanya lingkungan yang well-being akan membantu tercapainya budaya positif yang sedang diprogramkan oleh dan untuk warga sekolah

Modul 2.1 Pembelajaran Berdiferensiasi

Pemahaman guru yang baik dalam  pembelajaran  sosial emosional akan membantu pencapaian pembelajaran berdiferensiasi yang sesuai dengan kebutuhan belajar murid.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Artikel Terpopuler

Kesenian Karawitan Sigro-Sigro